DIY Room Project

Mendandani Foyer Cantik dalam Sekejap

 

Keberadaan foyer di hunian Indonesia memang tidak sepopuler dibanding hunian diluar negeri, Eropa dan Amerika misalnya. Di sana foyer lebih berfungsi sebagai tempat menyimpan payung, topi dan coat. Sedangkan di Indonesia foyer lebih dimanfaatkan sebagai area penerimaan kecil sebelum memasuki ruang-ruang dalam rumah.

Foyer, tepatnya adalah ruang dalam pertama yang menyambut kita saat memasuki sebuah hunian, sehingga “penampilan” foyer dapat memberikan kesan pertama dalam mengapresiasikan karakter hunian dan isinya secara keseluruhan.

Jika anda berencana menghadirkan foyer di hunian anda, berikut tips untuk membuat tampilan foyer lebih cantik dan unik. Yuk, ikuti langkah-langkahnya.

Nah, sekarang saatnya anda bereksperimen!

 

1. Siapkan dan bersihkan area foyer yang akan anda dekor.

 

2. Ciptakan vocal poin. Gantung cermin atau lukisan ber-frame unik lebar di tengah dinding dengan posisi sejajar mata.

 

3. Tempatkan karpet atau penutup lantai kecil, jika ada pilihlah yang memiliki pola horizontal karena ini dapat secara visual mengarahkan tamu ke ruang mana harus dituju.

 

4. Letakkan meja penerimaan, credenza atau konsol yang besarnya sesuai dengan ruang yang ada, jika anda cukup kreatif, meja display kecil dapat dibuat dari semen dengan memanfaatkan ketebalan dinding.

5. Tambahkan tempat penyimpanan berupa peti kecil dibawah meja konsol atau credenza anda, selain menambah unsur dekoratif ini juga berfungsi sebagai tempat menyimpan barang-barang kecil seperti kunci atau kacamata.

 

6. Hadirkan vas bunga yang berukuran selaras dengan meja konsol atau credenza anda. Pilihlah yang berwarna kontras dengan motif dekoratif yang unik. Anda bisa juga menempatkan tanaman hidup yang berbatang agak tinggi dalam vas sehingga dapat menambah volume dan menjadi poin of interest di ruang anda.

 

7. Berikan sentuhan personal, letakkan salah satu benda kesayangan atau kenangan anda disana, bisa dengan botol bekas parfum anda atau barang oleh-oleh dari kerabat atau family terdekat.

 

8. Lengkapi dengan elemen dekorasi lainnya seperti frame foto, patung, lilin atau piring-piring kecil. Atur dan batasi jumlahnya agar tidak terlihat ’berdesakan’ dan sesak.

Nah, sekarang saatnya anda bereksperimen!

Share